Skip to content

Panduan Katalog Layanan (Paket Internet)

Sebelum Anda bisa menjual internet, Anda harus membuat "Menu Makanan"-nya dulu. Di sistem ini, disebut Katalog Layanan atau Profil Paket.

Apa itu Katalog Layanan?

Bayangkan Anda punya restoran. Anda perlu daftar menu:

  • Nasi Goreng (Rp 15.000)
  • Es Teh (Rp 3.000)

Di dunia internet (ISP), menunya adalah:

  • Paket Harian 24 Jam (Rp 3.000)
  • Paket Bulanan Rumahan 10Mbps (Rp 150.000)

Menu inilah yang akan dipilih oleh Reseller atau Pelanggan saat membeli.


1. Membuat Paket Hotspot (Voucher)

Paket ini untuk internetan pake kode voucher. Biasanya dijual eceran (harian/jam).

  1. Masuk ke menu Katalog Layanan.
  2. Pilih tab Hotspot.
  3. Klik + Tambah Paket.

Penjelasan Isian Form:

  • Nama Paket: Nama yang akan muncul di struk/HP pelanggan. Contoh: "Harian Hemat", "Voucher 3 Jam", "Game 1 Minggu".

  • Harga Modal (Untuk Reseller): Harga dasar yang Anda berikan ke reseller. Contoh: Anda modal bandwidth Rp 1.000, Anda jual ke reseller Rp 2.000. Isi 2000.

  • Harga Jual (Di Struk): Harga yang harus dibayar konsumen akhir. Contoh: Di struk tertulis Rp 5.000. Isi 5000.

  • Masa Aktif (Durasi): Berapa lama internet bisa dipakai setelah kode dimasukkan. Contoh: Jika paket harian, isi 1 Hari.

  • Batasan Kecepatan (Rate Limit): Berapa kecepatan maksimal yang didapat pelanggan. Formatnya: Upload/Download. Contoh: 1M/3M (Artinya Upload 1 Mbps, Download 3 Mbps).

    Tips: Jangan pelit-pelit, tapi jangan terlalu boros biar pelanggan lain kebagian.

  • Masa Berlaku Voucher (Validity): Berapa lama voucher bisa disimpan sebelum kadaluarsa (jika belum digosok/dipakai). Contoh: 30 Hari. Jika voucher sudah dicetak tapi tidak laku selama 30 hari, voucher itu hangus.


2. Membuat Paket PPPoE (Rumahan)

Paket ini untuk pelanggan rumahan yang pakai kabel/modem di rumahnya dan bayar bulanan.

  1. Masuk ke menu Katalog Layanan.
  2. Pilih tab PPPoE.
  3. Klik + Tambah Paket.

Penjelasan Isian Form:

  • Nama Paket: Contoh: "Paket Family 10Mbps", "Paket Gamer 20Mbps".

  • Harga Bulanan (Rp): Biaya langganan yang harus dibayar setiap bulan. Contoh: 150000.

  • Kecepatan (Rate Limit): Sama seperti hotspot, format Upload/Download. Contoh: 2M/10M.

  • Pool IP (Alamat IP): Pilih kolam IP yang akan diberikan ke pelanggan. Biasanya sudah disetting otomatis oleh sistem (pilih "pppoe-pool" atau sejenisnya).


Contoh Penerapan di Lapangan

Kasus A: Warung Kopi Pemilik warkop ingin jual WiFi recehan.

  • Buat Paket: "Warkop 3 Jam"
  • Harga Jual: Rp 2.000
  • Kecepatan: 1M/2M
  • Masa Aktif: 3 Jam

Kasus B: Kos-kosan Pemilik kos ingin fasilitas WiFi bulanan per kamar.

  • Buat Paket: "Anak Kos Hemat"
  • Harga Jual: Rp 50.000
  • Kecepatan: 2M/3M
  • Masa Aktif: 30 Hari