Menangani Komplain Pelanggan
Bisnis jasa pasti ada komplain. Internet lemot, mati lampu, atau voucher tidak bisa login. Fitur Komplain (Tiket) membantu Anda mencatat dan menyelesaikan masalah dengan rapi.
Mengapa Pakai Sistem Ini?
Kalau lewat chat WA biasa:
- Chat tertimbun, lupa dibalas.
- Tidak tahu masalah mana yang sudah selesai, mana yang belum.
- Pelanggan marah karena dicuekin.
Dengan sistem Tiket:
- Semua keluhan tercatat.
- Ada status jelas (Sedang diproses / Selesai).
- Terlihat profesional.
Cara Menjawab Komplain
Masuk menu Komplain.
Anda akan melihat daftar keluhan dengan status warna-warni.
- 🔴 Open (Baru): Perlu segera dicek!
- 🟡 In Progress (Sedang Dikerjakan): Teknisi sedang meluncur ke lokasi.
- 🟢 Resolved (Selesai): Masalah sudah beres.
Klik Judul Komplain untuk melihat detail. "Mas, internet di rumah saya mati sejak pagi."
Tulis Balasan: "Siap Pak, teknisi kami sedang menuju ke sana untuk cek kabel." Klik Kirim. Pelanggan akan bisa baca balasan ini di portal mereka.
Ganti Status: Jika teknisi sudah berangkat, ubah status jadi In Progress.
Menutup Komplain
Jika masalah sudah beres dan internet pelanggan sudah nyala lagi:
- Buka lagi tiket tersebut.
- Tulis pesan penutup: "Sudah kami perbaiki Pak, kabelnya digigit tikus. Sekarang sudah aman."
- Ubah status menjadi Resolved atau Closed.
Tips Pelayanan Prima
- Respon Cepat: Usahakan membalas "Open" tiket dalam waktu kurang dari 1 jam, walau hanya sekedar "Baik kami cek dulu".
- Jujur: Jika memang server sedang gangguan massal, katakan sejujurnya dan beri estimasi waktu perbaikan.